Keterangan :
Pondasi jembatan rusak dan talud penyangga jalan roboh, mengakibatkan akses terganggu dan jembatan terancam putus. - Hasil koordinasi dengan PEMDES Ngaglik, terkait kejadian tersebut pihak desa telah mengirim pemberitahuan berupa surat yang ditunjukan Kepada Bupati Purworejo dengan tembusan Kecamatan Gebang, Dinas PUPR dan BPBD Purworejo, untuk penanganan darurat sementara telah dilakukan pemberian rambu oleh UPT PUPR (Pemeliharaan Jalan dan Irigasi) Loano berupa baliho, bamboo pengaman jalan dan karung plastic berisi pasir.
Penyebab :
Gerusan air yang melewati bawah jembatan dengan debit yang tinggi saat musim penghujan mengakibatkan talud penyagga/ pondasi jembatan tidak mampu menahan dan longsor.
Kronologis :
Hujan deras yang terjadi di Kecamatan Gebang pada hari Kamis tanggal 28 November 2024, dari sore hingga malam hari menyebabkan pondasi jalan dan Jembatan penghubung antar Desa Puspo Kec. Bruno – Desa Kalitengkek Kec. Gebang – Ds. Kragilan Kec. Gebang yang berada di Desa Ngaglik, tepatnya di Dusun Karangrejo, RT 002/ RW 004 longsor, Longsoran pertama terjadi pada tanggal 28 November 2024 pada pukul ± 20.00 WIB, pada longsor yang pertama ini menyebabkan pondasi jembatan rusak akibat gerusan air yang meleawati saluran di bawah jembatan. Menurut perangkat Desa Setempat aliran air tersebut merupakan saluran air pembuangan dari bukit yang berada diatasnya dan di jelaskan juga bahwa diatas ada lahan milik perhutani. Pemdes setempat mengatakan bahwa kadang debit air sering membludak dikarenakan kurangnya pembersihan di sepanjang saluran tersebut karena medannya yang cukup terjal. Sehingga sering terjadi penyumbatan di titik-titik tertentu saluran air tersbut, dan apabila penyumbatan itu jebol debit air yang tertahan oleh sumbatan itu seperti digelontorkan dengan debit yang besar dan deras. Dari penjelasan tersebut petugas berasumsi bahwa longsornya pondasi tersebut dikarenakan gerusan air yang terjadi terus menerus dalam debit yang besar dan waktu yang lama menyebabkan tidak kuatnya pondasi yang menahan gerusan air tersebut. Pada longsor yang ke dua pada tanggal 4 Desember 2024 diperkirakan malam hari dikarenakan padaa saat kejadian tidak ada yang mengetahui hanya penduduk sekitar melihat pada pagi harinya talud penahan jalan juga ikut longsor dan ± 50 cm aspal yang berada di atas jembatan juga ikut terseret longsor. Jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten.
Alamat :
Dusun Karangrejo, RT 002/ RW 004