Keterangan :
Kejadian rumpun bambu tumbang yang menutup ruas jalan Provinsi Purworejo–Magelang Km 28 berdampak pada lumpuhnya arus lalu lintas dari kedua arah. Antrean kendaraan sempat mengular cukup panjang, menghambat mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa di jalur penghubung utama tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur permanen, gangguan akses ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat selama proses penanganan berlangsung.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Purworejo bersama DPU Bina Marga, Polres Purworejo, relawan IOF, dan masyarakat setempat melakukan penanganan terpadu melalui pembersihan material bambu, pengerahan alat berat, serta pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup. Pada hari kedua, pembersihan difokuskan pada sisa tanah dan akar untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan. Selain itu, dilakukan pemantauan kondisi sekitar lokasi guna mencegah kejadian serupa, serta imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.
Penyebab :
Kejadian ini disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu sore, 4 April 2026, sehingga rumpun bambu berukuran besar roboh dan menutup badan jalan di ruas Provinsi Purworejo–Magelang Km 28.
Kronologis :
Jalur lintas provinsi Purworejo–Magelang yang sempat lumpuh akibat rumpun bambu roboh di Dusun Simpu, Desa Ketosari, Kecamatan Bener, kini telah kembali normal. Kejadian yang dipicu hujan deras dan angin kencang pada Sabtu sore, 4 April 2026, menyebabkan bambu berukuran besar menutup total badan jalan di Km 28 dan memicu kemacetan dari kedua arah. Proses penanganan berlangsung selama dua hari dan dinyatakan selesai pada Minggu, 5 April 2026 siang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Purworejo di bawah koordinasi Kepala Pelaksana Wasit Diono, S.Sos, bergerak cepat bersama DPU Bina Marga dan Polres Purworejo. Penanganan diawali kerja bakti pemotongan bambu oleh relawan IOF, warga, dan petugas, dilanjutkan pengerahan alat berat excavator untuk mempercepat evakuasi. Selama proses berlangsung, rekayasa lalu lintas sistem buka-tutup diterapkan guna mengurai kepadatan kendaraan.
Pada hari kedua, pembersihan difokuskan pada sisa material tanah dan akar bambu untuk memastikan badan jalan aman dari potensi longsor susulan. Seluruh proses selesai pada pukul 14.00 WIB, dan arus lalu lintas kini kembali lancar tanpa hambatan. Kepala Pelaksana BPBD Purworejo mengapresiasi sinergi lintas sektor dan gotong royong masyarakat dalam percepatan penanganan jalur vital tersebut.
Alamat :
Dusun Simpu, Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, tepatnya di Jalur Provinsi Purworejo–Magelang Km 28.